Relevansi Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Pai Dengan Kebutuhan Peserta Didik Di Era Digital

Authors

  • Muhammad Alvin Universitas Kutai Kartanegara
  • Habib Zainuri Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Keywords:

Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Kurikulum, Era Digital, Literasi Digital, Inovasi Pendidikan., Keywords: Islamic Religious Education, Curriculum, Digital Age, Digital Literacy, Educational Innovation.

Abstract

Abstrak:

Kemajuan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana prinsip-prinsip pengembangan kurikulum PAI relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait pengembangan kurikulum, pembelajaran berbasis teknologi, dan pendidikan Islam kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum PAI perlu beradaptasi dari pendekatan tradisional menuju model yang lebih integratif, fleksibel, dan kontekstual dengan karakter generasi digital. Terdapat empat prinsip utama yang mendasari pengembangan kurikulum PAI di era digital, yaitu: (1) integratif dan adaptif, yang menggabungkan nilai-nilai keislaman dengan kecakapan teknologi; (2) kontekstual dan dinamis, yang menyesuaikan isi kurikulum dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan peserta didik; (3) transformatif dan etis, yang menjadikan teknologi sebagai media pembentukan akhlak digital; dan (4) partisipatif dan kolaboratif, yang menekankan kerja sama antara guru, siswa, dan pemangku kebijakan. Kesimpulannya, pengembangan kurikulum PAI di era digital bukan hanya sekadar pembaruan metode pembelajaran, tetapi merupakan proses transformasi pendidikan Islam menuju sistem yang inovatif, berkarakter, dan kompetitif secara global.

 

Abstract:

Advances in digital technology have had a significant impact on education systems, including the implementation of Islamic Religious Education (IRE). This study aims to examine the extent to which the principles of IRE curriculum development are relevant to the needs of students in the digital age. The research method used is a literature study, reviewing various scientific sources related to curriculum development, technology-based learning, and contemporary Islamic education. The results of the analysis show that the PAI curriculum needs to adapt from a traditional approach to a more integrative, flexible, and contextual model that suits the characteristics of the digital generation. There are four main principles underlying the development of the PAI curriculum in the digital era, namely: (1) integrative and adaptive, combining Islamic values with technological skills; (2) contextual and dynamic, adjusting the curriculum content to technological developments and student needs; (3) transformative and ethical, which uses technology as a medium for shaping digital character; and (4) participatory and collaborative, which emphasizes cooperation between teachers, students, and policy makers. In conclusion, the development of the PAI curriculum in the digital age is not merely an update of learning methods, but a process of transforming Islamic education into an innovative, character-building, and globally competitive system.

References

Achmad Anwar Abidin, Muhammad Ali Murtadlo. “Curriculum Development Of Multicultural-Based Islamic Education As An Effort To Weaver Religious Moderation Values In Indonesia.” International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) 2, no. 1 (2020): 29–46.

Elis Lisyawati,Mohsen,Umul Hidayati, Opik Abdurrahman Tuafik. “Literasi Digital Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Ma Nurul Qur ’ An Bogor.” Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan 21, no. 2 (2023): 224–42. https://doi.org/https://doi.org/10.32729/edukasi.v21i2.1618.

Juliani,Nazwa Raisha,Nisrina Salsabila,Arga Nugroho, Rindu Putri Hasanah Rambe. “Digitalisasi Pendidikan Islam : Membawa Kurikulum PAI Ke Era Baru.” Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 5, no. 1 (2025): 112–20. https://doi.org/https://doi.org/10.56832/edu.v5i1.709.

Meltwater, We Are Social dan. “Digital 2024,” 2024, 1–136. https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024.

Muflihin, Ahmad. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Sebagai Kecakapan Abad 21.” Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 1 (2020): 91–103. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.30659/jpai.3.1.91-103.

Muhammad Tang, Nur adil, Rosmini. “Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural.” Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman 18, no. 2 (2023): 62–68. https://doi.org/10.56338/iqra.v18i2.3533.

Rozali, Yuli Asmi. “Penggunaan Analisis Konten Dan Analisis Tematik.” Penggunaan Analisis Konten Dan Analisis Tematik Forum Ilmiah 19 (2022): 68. www.researchgate.net.

Sapruddin. “Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi Di Era Digital.” Journal of Islamic Education and Pedagogy 02, no. 01 (2025): 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.62097/jiep.v2i01.2158.

Saputra, M Indra, and Muhammad Candra Syahputra. “Penanaman Paham Literasi Digital Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 2 (2021): 360–65. https://doi.org/https://doi.org/10.24042/atjpi.v12i2.11269.

Setiawan, Ikhsan, Abdul Chalim, Astrifidha Rahma, Politeknik Negeri Malang, Abdul Chalim, and R A Astrifidha. “Etika Digital Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Keislaman Dan Kemasyarakatan 9, no. 1 (2025): 284–304. https://ejournal.stidar.ac.id/index.php/aliman/article.

Suaidi,Faridi, Sunarto. “Technology-Based Digitalization Islamic Religious Education.” Halaqa:Islamic Education Journal 9, no. 2 (2025): 69–77. https://doi.org/https://doi.org/10.21070/halaqa.v9i2.1734.

Subagiya. “Eksplorasi Penelitian Pendidikan Agama Islam Melalui Kajian Literatur: Pemahaman Konseptual Dan Aplikasi Praktis.” Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 3 (2023): 304–18. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i3.13829.

Sukmawati, Anis, Anis Kurnia Alviatin, and Ahmad Hasin Mubarok. “Kesiapan Guru PAI Dalam Memanfaatkan ICT: Analisis Kompetensi, Tantangan Dan Strategi Solutif Di Era Digital.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 10, no. 3 (2025): 2858–68. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i3.3545.

Sulastri, A, and Danny Abrianto. “Peningkatan Literasi Digital Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sma Islam Al-Ulum Terpadu Medan.” Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam 5, no. 2 (2024): 101–14. https://doi.org/https://doi.org/10.51672/jbpi.v5i2.449.

Trianita, Amanda, Amelia Putri Silma, Ahmad Ridwan, and Faisal Mulyawan. “Curriculum Development of Islamic Religious Education in the Digital Era Transformation.” Journal of Islamic Education and Ethics 3, no. 1 (2025): 17–28. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jiee.v3i1.59 Curriculum.

Utami, Meinarini Catur, Asep Saifuddin Jahar, and Zulkifli Zulkifli. “Tinjauan Scoping Review Dan Studi Kasus.” RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa Dan Teknologi 9, no. 2 (2021): 152–72. https://doi.org/10.37971/radial.v9i2.231.

Yusuf, Budi. “Teknologi Dan Personalisasi Pembelajaran Pendidikan Islam Untuk Generasi Z.” Journal of Instructional and Development Researches 4, no. 4 (2024): 277–85. https://doi.org/10.53621/jider.v4i4.344.

Zaini Fadli Robbi, Syafi’uddin. “Pendidikan Agama Islam Di Era Digital Dan Tantangan Nya: Tinjauan Literatur.” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 2, no. 3 (2025): 21–28. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v2i3.4447.

Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2008.

Downloads

Published

07-12-2025

How to Cite

Alvin, M., & Zainuri, H. (2025). Relevansi Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Pai Dengan Kebutuhan Peserta Didik Di Era Digital. At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan Dan Keislaman, 7(2), 391–404. Retrieved from https://ejournal.stitba.org/index.php/ATJPI/article/view/174