Dasar Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Islam Dan Nilai-Nilai Multikulturalisme (Studi Kasus Jamaah Thariqah Qadiriyah Wa Naqsabandiyah di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang)

Authors

  • kusnan Dr

Keywords:

pengembangan kelembagaan, nilai-nilai multikultural, thariqah qadariyah wa naqsabanniyah.

Abstract

Secara historis lembaga pendidikan Islam berawal dari Masjid disamping kediaman para muballigh atau Ulama. Setelah itu muncul pula lembaga berupa Madrasah, pesantren, dayah atau surau. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan Interpretive Phenomenology (IP). Dalam pengembangan institusi keorganisasian tharekat Qadiriyah-Naqsabandiyah Al-Maqbulin berpandangan, “bahwa dalam mengembangkan institusi tidak harus memperbanyak keorganisasiannya hingga ke Desa-desa, tetapi lebih pada pengenalan organisasi dengan tujuan-tujuannya. Nilai-nilai yang harus dikembangkan adalah etika sosial yang dijiwai oleh ruhaniyah Islamiyah yang paling mendasar bagi manusia. Bentuk-bentuk perilaku yang berdasarkan nilai-nilai sosial keagamaan yang secara konsisten menjaga dan memelihara keragaman sosial-budaya. Dan tharekat bagian dari implementasi dari konsep ajaran tasawwuf dan pengembangannya bukan hanya menitik beratkan pada aspek penguatan spiritualitas keberagamaan semata namun juga penanaman nilai-nilai etika sosial kegamaan yang bersifat inklusif atas keragamaan. Perlakuan diskriminatif pada suatu kelompok adalah sama dengan menentang hukum-hukum Allah.

References

Abu bakar Aceh, Pengantar Ilmu Tarekat, (Solo: Penerbit dilindungi undang-undang. 1996)

Atho’ Mudzhar, “Menimbang Pengembangan Pendidikan Islam Multikultural”, dalam Jurnal Edukasi (Juni 2008)

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Cet. Ketiga, (Jakarta: Balai Pustaka, 1990)

Haidar Putra Daulay, Kapita Selekta Pendidikan Islam di Indonesia, (Medan: Perdana Publishing, 2012)

Hefni Zain, Pengembangan Pendidikan Islam Multikultural Berbasis Manajemen Sumber Daya Manusia, Tadrîs Volume 8 Nomor 1 Juni 2013

Kenneth N. Wexley, dan Gary A. Yukl, Perilaku Organisasi dan Psikologi Personalia. Penerj. Muh. Shobaruddin. Cet. II. (Jakarta: Rineka Cipta, 1996)

KM. Akhiruddin, Lembaga Pendidikan Islam di Nusantara, JURNAL TARBIYAH Volume: 1 No: 1 – 2015

M. Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, Cet. Ke-14, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1998)

Malayu Hasibuan SP., Organisasi dan Motivasi: Dasar Peningkatan Produktivitas, (Jakarta: Bumi Aksara, 2003)

Martin Van Bruinessen, Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia, (Bandung, Mizan, 1992)

Marwan Salahudin, Amalan Tarekat Qadiriyah Wa Naqsabandiyah Sebagai Proses Pendidikan Jiwa Di Masjid Babul Muttaqin Desa Kradenan Jetis Ponorogo, Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf Volume 2 Nomor 1 2016

Mir Valaudin, Zikir dan Kontemplasi dalam Tasawuf. (Bandung: Hidayah Press. 1997)

Moh. As’ad, Psikologi Industri, (Yogyakarta: Liberty, 1995)

NU Online, “Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Pendidikan Islam Moderat,” Senin, 13 Juni 2016.

Nur Kholis Madjid, Bilik-Bilik Pesantren Sebuah Potret Perjalanan, (Jakarta, Paramadina 1997)

Pandji Anoraga, Psikologi Kerja, (Jakarta: Rineka Cipta, 1998)

Said Aqil Siroj, Tasawwuf Sebagai Kritik Sosial, (Bandung, Mizan 2006)

Samsul Nizar, Sejarah dan Pergolakan Pemikiran Pendidikan Islam, (Ciputat: Quantum Teaching, 2005)

Sardiman.A.M, Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar (Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada, 2003)

Sokhi Huda, Tasawuf Kultural Fenomena Shalawat Wahidiyah, (Yogyakarta: LKiS. 2008)

Sudarwan Danim dan Suparno, Manajemen dan Kepemimpinan Transformasional Kekepala-sekolahan: Visi dan Strategi Sukses Era Teknologi, Situasi Krisis, dan Internasionalisasi Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2009)

Sulaiman bin Ahmad, Musnad Al-Syamiyyin Ath-thabrani

Sumarno, Sejarah Perkembangan Tarekat Qadiriyah Wa Naqsabandiyah Di Jawa Timur, Pada Masa Kepemimpinan Mursyid Kh Mustain Romly 1958-1984, AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah Volume 5, No. 3, Oktober 2017

Syed Mohammad Naquib al-Attas, The Concept of education in Islam: A Fremwork for an Islamic philosophy of education (Kuala Lumpur: Muslim Youth Movement of Malaysia, 1980)

Downloads

Published

13-06-2023

How to Cite

Dr, kusnan. (2023). Dasar Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Islam Dan Nilai-Nilai Multikulturalisme (Studi Kasus Jamaah Thariqah Qadiriyah Wa Naqsabandiyah di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang) . At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan Dan Keislaman, 5(1), 26–39. Retrieved from https://ejournal.stitba.org/index.php/ATJPI/article/view/9